PENGARUH VARIASI FRAKSI VOLUM SERAT TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN SERAT AMPAS TEBU TERHADAP KEKUATAN TARIK KOMPOSIT HYBRID BERMATRIK POLYESTER

Main Article Content

Fajar Paunda
Khairul Imad
Abdul Muhyi
Opi Sumardi
Setiyo Rojikin

Abstract

Komposit merupakan gabungan dari dua atau lebih material yang berbeda yang dikombinasikan dengan tujuan untuk mendapatkan kekuatan yang lebih baik dari material penyusunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh variasi fraksi volum serat terhadap nilai densitas dan nilai kekuatan tarik komposit hybrid berpenguat serat tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dan serat ampas tebu. Material yang digunakan dalam penelitian ini adalah serat TTKS, serat ampas tebu dan resin Yukalac C-108B. Proses pembuatan komposit dilakukan dengan menggunakan metode compression moulding dengan perbandingan variasi fraksi volum serat TTKS dan ampas tebu sebesar 6:14, 8:12, 10:10, 12:8, dan 14:6. pengujian yang dilakukan adalah pengujian densitas (ASTM C271) dan kekuatan tarik (ASTM D3039). Hasil pengujian menunjukkan nilai densitas tertinggi terjadi pada fraksi volum 8:12, yaitu sebesar 1,161 gr/cm3, sedangkan terendah pada fraksi volum 14:06, yaitu sebesar 1,135 gr/cm3. Hasil uji tarik komposit diperoleh kekuatan tarik tertinggi pada fraksi volum serat 8:12 dengan nilai sebesar 17,39 MPa.
Kata kunci: serat TKKS, serat ampas tebu, kekuatan tarik.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

PENGARUH VARIASI FRAKSI VOLUM SERAT TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN SERAT AMPAS TEBU TERHADAP KEKUATAN TARIK KOMPOSIT HYBRID BERMATRIK POLYESTER. (2022). Journal Foundry, 5(1), 12-18. https://e-journal.polmanceper.ac.id/index.php/foundry/article/view/65

Most read articles by the same author(s)