PENGARUH VARIASI PERSENTASE GULA TETES (MOLASSES) DALAM CAMPURAN PASIR CETAK GREENSAND TERHADAP KUANTITAS CACAT GAS HOLE LOGAM ALUMINIUM ADC 12

Main Article Content

Hanif Ali Ghufron
Sugiyanto

Abstract

Gula tetes atau molasses adalah produk sisa pada proses pembuatan gula. Molasses ini berguna untuk meningkatkan kemampuan pemakaian ulang pasir cetak. Kebasahan cetakan pasir akan meningkat jika gula tetes yang digunakan berlebihan dan menimbulkan cacat gas hole. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetehui pengaruh tiap variasi persentase gula tetes dalam pasir cetak greensand terhadap cacat gas hole pada permukaan aluminium ADC 12. Metode pengecoran yang digunakan adalah metode konvensional grafity casting. Media pembuatan benda pengecoran logam menggunakan pasir cetak greensand dan variaso penambahan bahan molasses 2%, 3%, 4%, 5%.Pengujian Moisture test akan dilakukan untuk menghasilkan data kadar air yang terdapat dalam pasir cetak. Cacat gas hole yang timbul akan diidentifikasi dan diteliti dengan pengujian Non destructive test menggunakan dye penetrant sehingga mendapatkan jumlah cacat gas yang ditimbulkan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kandungan gula tetes 2% menyebabkan cacat Gas Hole paling sedikit jumlahnya dibandingkan dengan persentase gula tetes 3%, 4%, 5%.
Kata kunci: Aluminium ADC12, Pasir Cetak Greensand, Gula Tetes

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

PENGARUH VARIASI PERSENTASE GULA TETES (MOLASSES) DALAM CAMPURAN PASIR CETAK GREENSAND TERHADAP KUANTITAS CACAT GAS HOLE LOGAM ALUMINIUM ADC 12. (2026). Journal Foundry, 5(1), 8-11. https://e-journal.polmanceper.ac.id/index.php/foundry/article/view/64