PERANCANGAN HEAT EXCHANGER SISTEM PEMANAS AIR BERBASIS SISTEM REFRIGERASI R410A
Main Article Content
Abstract
Ketersediaan air panas dalam lingkungan apartemen memiliki peran krusial dalam memberikan kenyamanan, kebersihan, dan efisiensi bagi penghuninya. Perancangan sistem inovatif pemanas air yang menggabungkan prinsip dasar refrigerasi menjadi sorotan utama, dengan fokus pada pemahaman mendalam mengenai beragam sumber energi, termasuk pemanfaatan energi listrik, tenaga surya, dan panas buangan AC. Keselamatan penggunaan pemanas air juga ditegaskan sebagai hal yang penting, dengan penekanan pada risiko kebakaran akibat kelalaian dan tersengat aliran listrik. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk merancang sistem pemanas air yang efektivitas berbasis sistem refrigerasi. Metode penelitian difokuskan pada perancangan sistem pemanas air (Air Conditioning Water Heater/ACWH) dengan prinsip refrigerasi R410a. Hasil perhitungan mengenai dimensi pipa tembaga yang optimal untuk memanaskan air hingga temperatur yang diinginkan, serta faktor termal yang terlibat, dijelaskan secara rinci. Heat exchanger yang digunakan adalah tipe double pipe dengan ukuran panjang pipa tembaga 16,68 meter mampu efektif memanaskan air dari 27°C menjadi 50°C dengan aliran 100 l/jam dengan ukuran diameter pipa 3/8 inci dan 1 1/8 inci dengan dimensi heat exchanger secara keseluruhan 106 cm x 69,3 cm
Downloads
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Foundry: Media Informasi Teknologi Pengecoran Logam is an open-access journal published by Politeknik Manufaktur Ceper.
All articles in this journal are licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Under this license, authors and readers are free to:
-
Share — copy and redistribute the material in any medium or format,
-
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
However, users must comply with the following terms:
-
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made.
-
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
There are no additional restrictions — you may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
The copyright of each article remains with the respective author(s), with first publication rights granted to Foundry: Media Informasi Teknologi Pengecoran Logam.
By submitting a manuscript to this journal, authors agree to its terms and licensing policy.
For more information, please visit the Creative Commons website:
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/